
Sabtu, 21 November 2009 | 03:33 WIB
Di Jakarta Timur, 9 Penderita DBD Tewas
Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) yang tewas di Jakarta Timur sejak Januari hingga November 2009 mencapai 9 orang. Tahun sebelumnya hanya 5 orang yang meninggal. Sembilan warga yang tewas berasal dari Kecamatan Matraman, Jatinegara, Pulogadung, Duren Sawit, dan Makassar. Adapun di Kecamatan Kramatjati dan Ciracas masing-masing dua orang tewas. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Jakarta Timur Asep Syarifudin di ruang kerjanya, Jumat (20/11). Ia akan menindak tegas pengelola rumah sakit pemerintah daerah dan puskesmas yang menolak merawat penderita DBD. Kasus DBD terbanyak terdapat di Kecamatan Cakung, 1.597 kasus.
Dua Aksi Perampokan
Warung internet atau warnet di Jalan KH Syahdan RT 7 RW 12, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, dirampok, Jumat (20/11) pukul 04.00. Empat pengunjung warnet disekap, 13 komputer dan dua telepon genggam bernilai Rp 86 juta raib. Polisi melumpuhkan Kas (38), satu dari tiga pelaku. Kepala Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Abdul Kamil Razak mengatakan, polisi juga menyita alat kejahatan berupa clurit dan Toyota Avanza bernomor polisi B 1098 UFN. Di tempat lain, Kamis malam, Asnan (30), sopir taksi Sepakat bernomor polisi B 1601 QI, dirampok di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Leher dan punggungnya ditikam senjata tajam. Lukanya yang parah membuat Asnan dirawat inap di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Menurut Kepala Polsek Metro Gambir Jakarta Pusat Komisaris Yossy Runtukahu, perampok diduga dua remaja, Sep (16) dan RN (16). ”RN ditangkap polisi lalu lintas Polda Metro Jaya saat sedang berpatroli dan Sep masih buron,” ujar Yossy.