
Sabtu, 21 November 2009 | 03:46 WIB
Jakarta, Kompas -
Kombinasi baru di ganda campuran, Devin Lahardi/Liliyana Natsir, sempat memberi perlawanan kepada Zhang Nan/Zhao Yunlei. Namun, mereka akhirnya menyerah 14-21, 21-14, 14-21 dalam waktu 58 menit.
Tunggal putra Sony Dwi Kuncoro, yang masih harus berjuang untuk lolos ke turnamen tutup tahun Super Series Masters
Harapan terakhir Indonesia, Simon Santoso, tidak bisa berbuat banyak menghadapi unggulan kedua Lin Dan. Juara Denmark Super Series itu menyerah 12-21, 12-21 dalam 37 menit.
Terakhir kali Indonesia gagal menempatkan pemainnya di semifinal adalah pada Swiss Super Series, awal Maret. Sebelumnya, hal ini juga terjadi pada Korea Super Series ketika pelatnas belum terbentuk dan pemain berangkat dengan biaya sendiri.
Prestasi para pemain Indonesia sebenarnya mulai meningkat pada paruh kedua tahun ini. Setelah absen dari China Masters Super Series, Indonesia mendapat satu gelar juara ganda putra di Jepang, tunggal putra di Denmark, dan dua gelar dari ganda putra dan ganda campuran di Perancis. Namun, Indonesia kembali pulang tanpa gelar dari Hongkong dan China.