
Sabtu, 21 November 2009 | 03:46 WIB
Jakarta, Kompas -
Putra PDAM Sidoarjo dan PDAM Badung serta putri Bahana Bina Pakuan dan Yuso Gunadarma Yogyakarta sudah harus bertarung di semifinal setelah masing-masing melewati delapan besar di GOR Dimyati, Tangerang, Jumat (20/11).
Hanya juara dan runner-up yang berhak mendapat promosi ke Divisi Utama tahun depan sehingga untuk kembali ke papan atas minimal mereka harus masuk ke final.
Putri Yuso lolos ke semifinal lebih dulu dengan mengalahkan Bina Voli Banyuwangi 3-0 (25-15, 25-18, 25-18). Bahana Bina Pakuan menyusul kemudian setelah menang atas Vobgaard Jakarta, juga dengan skor 3-0 (25-13, 25-14, 25-22).
”Bahana tim yang bagus. Pemain yang harus kami waspadai adalah kapten mereka nomor 9 (Dhesy Saptiarini). Kami harus menjaga dia dan memperkuat blok,” kata spiker Yuso, Tiara Putri Anggraeni.
Dhesy memang menjadi bintang lapangan Bahana. Saat menghadapi Vobgaard, misalnya, meski tingginya hanya 165 sentimeter, loncatannya tinggi sehingga smesnya menjadi keras dan terarah. ”Dia sulit dihentikan, tetapi kami akan berusaha,” ujar Tiara, yang sempat bergabung dengan pelatnas di Pedepokan Bola Voli Sentul.
Di bagian putra, PDAM Badung menjadi tim pertama yang maju ke semifinal dengan mengalahkan PDAM Indramayu 3-0 (25-18, 25-22, 25-16). PDAM Sidoarjo juga lolos setelah menang telak atas tim kuat Mabes TNI 3-0 (25-14, 25-23, 25-18).
Sidoarjo, yang diperkuat sebagian besar pemain bola voli pantai kawakan, akan bersandar pada pengalaman dan mental bertanding mereka di lapangan menghadapi Badung. ”Badung sangat stabil, tetapi kami lebih punya nama dan pemain kami punya mental bagus,” kata Pelatih Sidoarjo Aris Ardiansyah.
Keyakinan serupa disuarakan mantan pemain nasional voli pantai, Suriyadi. ”Menang adalah harga mati. Tim Badung punya kecepatan dan servis bagus, kami harus fokus di pertandingan,”
Sementara itu, PDAM Badung akan berkonsentrasi memperkuat blok untuk menahan gempuran lawan. ”Kami akan menjaga kondisi untuk menghadapi Sidoarjo. Kami akan memperkuat blok karena serangan mereka sangat kuat,” kata Pelatih Badung I Wayan Darsana.