
Sabtu, 21 November 2009 | 03:47 WIB
Ini adalah pernyataan Button pertama kalinya sejak tim McLaren mengumumkan telah merekrut dirinya. Bergabung dengan McLaren, Button akan berpartner dengan Hamilton, juara dunia F1 2008.
Situasi itu mengingatkan orang akan rivalitas sengit Hamilton dengan teman satu timnya, Fernando Alonso, tahun 2007. Ujung dari persaingan itu adalah Alonso kembali ke Renault akhir musim tersebut.
Sejumlah analisis menyebut Button pindah karena uang. McLaren bisa menggaji Button lebih tinggi ketimbang Brawn GP. Namun, beberapa hari lalu, CEO Brawn GP Nick Fry meyakini, Button hengkang bukan karena uang. Menurut Fry, Brawn GP telah menawarkan kepada Button penghasilan yang rasanya lebih tinggi ketimbang jika Button berada di McLaren.
Langkah Brawn GP untuk menahan Button antara lain dengan memberi dia ruang sebesar-besarnya membawa sponsor pribadi. ”Saya kini berpenghasilan lebih sedikit ketimbang seandainya saya bertahan di Brawn GP,” kata Button kepada Radio 5 Live, dikutip autosport.com.
”Saya pindah bukan karena uang. Semua orang tahu hal itu,” ujar Button yang konon digaji enam juta poundsterling per tahun oleh McLaren. Jumlah ini sekitar dua kali lipat ketimbang gajinya di Brawn GP pada 2009.
Brawn GP, juara dunia konstruktor 2009, berhemat besar- besaran pada awal musim agar bisa tetap mengikuti F1. Salah satu bentuk penghematan itu ialah memotong gaji Button sebanyak lima juta poundsterling.
Sebelum menjadi Brawn GP, tim tempat Button bernaung itu bernama tim Honda. Namun, pabrikan Honda mundur akibat krisis keuangan akhir 2008.
Ketika Honda belum masuk, tim itu bernama BAR (British American Racing) karena mengacu pada perusahaan rokok besar yang memayungi mereka, BAT (British American Tobacco). ”Saya menghabiskan waktu begitu lama bersama BAR dan Honda. Waktu itu betul-betul masa yang penuh naik turun,” ujar Button.
”Cita-cita saya sejak umur delapan tahun adalah menjadi juara dunia dan saya sudah berhasil melakukannya. Nah, saya sekarang merasa membutuhkan tantangan baru,” tutur Button.
Menurut pebalap Inggris itu, bergabung dengan McLaren dan bersaing dengan Hamilton adalah tantangan sangat besar.
”Saya selama ini merasa nyaman dengan Brawn GP. Kepindahan ini membawa saya meninggalkan zona nyaman saya (comfort zone),” kata Button kepada Televisi Reuters saat mempromosikan bukunya, My Championship Year.
Button dan Hamilton sama- sama pebalap asal Inggris. Di sisi lain, McLaren merupakan tim yang berbasis di Woking, Inggris. Situasi itu membuat publik melihat tim McLaren musim depan sebagai ”tim Inggris”.
Button berharap orang melihat dari sisi yang optimistis, betapa tim McLaren bakal berpeluang sangat bagus musim depan. Ia meminta publik jangan melihat dari sisi yang berseberangan bahwa McLaren seharusnya hanya merekrut satu pebalap kuat.
”Kenapa seorang pebalap harus membantu pebalap satunya lagi? Itu bukan cara yang seharusnya dilakukan di F1,” kata Button yang baru efektif bergabung dengan McLaren akhir tahun 2009.
Sementara itu, bos tim Williams, Frank Williams, Jumat (20/11), menjual sebagian kecil sahamnya kepada perusahaan investasi. Sejak mendirikan tim F1 Williams tahun 1977, baru kali ini Frank Williams menjual sebagian kepemilikannya.
Tim Williams membantah penjualan itu sebagai awal dari pelepasan saham pemilik. Frank Williams menyatakan, sekarang saatnya ia mengambil sejumlah keuntungan.
”Saya selama ini belum pernah mengambil uang dari perusahaan. Saya sudah 67 tahun,” kata Williams yang menderita cacat dari leher ke bawah setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tahun 1986.