
Rabu, 25 November 2009 | 03:02 WIB
Jambi, Kompas
”Dari perubahan Citra Landsat terlihat ada pengurangan jumlah tutupan hutan sebesar 2 persen per tahun dari total luas 1,2 juta hektar hutan di Jambi,” ujar Kepala Balai Konservasi Sum-
Hal itu berarti hutan Jambi mengalami penyusutan luas kurang lebih mencapai 24.000 hektar per tahun. Didy mengaku tidak mengetahui persis berapa meter kubik kayu dari total luas hutan Jambi yang dicuri para pembalak liar.
Menurut dia, pengurangan hutan di Jambi tersebut sebenarnya masuk kategori rendah. Akan tetapi, harus bisa dihentikan sebab berpotensi meluas dan akan merusak sumber daya alam. Apalagi, perusakan hutan tidak hanya kejahatan lokal, tetapi merupakan kejahatan dunia. Ini karena dampak perusakan hutan akan dirasakan secara global, yaitu munculnya fenomena pemanasan global.
”Kelengahan aparat dimanfaatkan oleh pelaku illegal logging,” katanya.
Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi dan Walhi se-Suma-