Rabu, 10 Februari 2010
Transportasi Udara
Mandala Buka Rute Semarang-Banjarmasin

Rabu, 25 November 2009 | 11:08 WIB

Semarang, Kompas - Mandala Air optimistis tingkat keterisian penumpang rute baru Semarang-Banjarmasin-Balikpapan dapat mencapai 90 persen pada akhir Desember 2009. Meskipun baru dibuka 13 November 2009, tingkat isian rute baru itu mencapai 70 persen.

"Mandala membuka rute itu karena permintaan di ketiga kota tersebut cukup banyak," kata Head of Corporate Communication Mandala Air Trisia Megawati KD, Selasa (24/11) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Permintaan banyak karena ketiga kota tersebut memiliki potensi ekonomi atau pariwisata yang tinggi.

Mandala melayani penerbangan rute baru itu satu kali per hari. Untuk menuju ke Balikpapan, para penumpang transit terlebih dulu di Banjarmasin. Penerbangan itu menggunakan pesawat jenis airbus A320 berkapasitas 180 penumpang.

Trisia mengatakan, untuk saat ini tingkat keterisian penumpang belum maksimal. "Kami yakin jumlah penumpang akan melonjak pada akhir tahun karena berbarengan dengan libur Natal dan Tahun Baru," kata Trisia.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandar Udara (Bandara) Ahmad Yani Semarang Bambang Swastono mengatakan, banyak manfaat dari penambahan rute. Bandara dapat menambah keuntungan dengan adanya peningkatan jumlah penumpang, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ikut untung.

"Rute baru mendorong perkembangan daerah terutama sektor ekonomi," kata Bambang. Oleh karena itu, bandara perlu terus berkoordinasi dengan pemerintah dan biro-biro jasa perjalanan.

Penambahan pesawat

Untuk mendukung pembukaan rute-rute baru, Mandala Air berencana menambah jumlah pesawat. "Kami menargetkan dapat memiliki 45 pesawat pada tahun 2014," kata Trisia.

Saat ini Mandala Air memiliki 11 pesawat jenis airbus dengan kapasitas penumpang 550.000 orang. Selanjutnya, Mandala memesan 30 pesawat airbus senilai 2,3 miliar dollar Amerika Serikat pada 2007. Pengiriman pesawat itu berlangsung bertahap mulai 2011.

"Daya terbang pesawat milik kami sekarang maksimal lima jam. Oleh karena itu, kami fokus melayani penerbangan di tingkat regional pada 2010," kata Trisia.

Keterbatasan daya terbang itu yang menyebabkan hingga kini Mandala belum berencana membuka rute penerbangan internasional. Untuk menjalani rute tersebut, maskapai memerlukan pesawat berbadan lebih besar. (DEN)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: