
Rabu, 25 November 2009 | 11:10 WIB
Puluhan warga Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Rembang, mendatangi DPRD Rembang. Mereka meminta DPRD membahas dan memberikan solusi atas kasus tukar guling lahan desa yang diklaim dan akan dipagari PT PLN, penanggung jawab proyek pembangunan PLTU Unit I Jawa Tengah. Kepala Desa Trahan Achmad Fauzi, Selasa (24/11), mengatakan, warga masih menganggap lahan itu sebagi bondho desa atau milik desa karena mereka belum menerima uang tukar guling.
Saat ini Kejaksaan Negeri Rembang tengah menangani kasus dugaan penggelapan dana tukar guling lapangan Desa Trahan senilai Rp 480 juta itu. Tersangka mantan Kepala Desa Trahan Badrun kini menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Rembang. (hen)