
Kamis, 26 November 2009 | 04:26 WIB
Jakarta, Kompas -
Dalam kesempatan itu, Menkes Endang Rahayu juga berharap agar RSCM sebagai Pusat Rujukan Nasional terus meningkatkan standar pelayanannya.
Direktur Utama RSCM Akmal Taher mengatakan, Pusat Uji Klinik Fase I RSCM tersebut ditujukan untuk menguji obat yang baru pertama kali digunakan bagi manusia. Fasilitas itu adalah satu-satunya yang ada di Asia Tenggara, sementara di Asia terdapat di Korea Selatan.
Di fasilitas tersebut juga disediakan 12 tempat tidur mengingat pasien uji klinik obat tersebut umumnya membutuhkan perawatan. Pusat Uji Klinik Fase I merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan Jerman, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dan RSCM.
Seiring waktu, RSCM secara keseluruhan terus berkembang. Saat ini di RSCM terdapat 1.300 tempat tidur, 2.000 kunjungan rawat jalan per hari, 1.250 pasien dengan kartu Keluarga Miskin DKI Jakarta dan Jaminan Kesehatan Masyarakat. Sejak tahun 2008, masyarakat dapat merasakan fasilitas di Gedung Rawat Inap Terpadu. Peran RSCM sebagai rumah sakit pendidikan juga terus dikembangkan.