
Kamis, 26 November 2009 | 12:31 WIB
BANDUNG, KOMPAS - Kesebelasan Persikab Kabupaten Bandung dipastikan kehilangan wing back Andri Yoga saat menjamu Persikad Depok dalam laga perdana Divisi Utama di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kamis (26/11). Pelatih Persikab Suharno berjanji akan menampilkan permainan menyerang.
"Andri belum bisa turun karena sedang dalam masa pemulihan dari sakit hepatitis A. Tapi, itu tidak terlalu mengganggu tim. Saya sudah siapkan strategi khusus," kata mantan pelatih Persiwa Wamena itu di Soreang, kemarin.
Laga pertama akan menjadi momentum bagus bagi Persikab dalam upaya mencapai target promosi ke Liga Super Indonesia musim depan. Oleh karena itu, bagi Suharno, kemenangan adalah hal mutlak. "Untuk merebut kemenangan, strategi terbaik adalah menyerang meskipun kami belum tahu kekuatan lawan. Yang paling penting adalah anak-anak harus berkonsentrasi di sepanjang pertandingan," lanjutnya.
Selain Andri, Persikab sepertinya bakal kehilangan penyerang Irwan. Cedera hamstring-nya belum pulih benar. Namun, pasukan "Dalem Bandung" masih punya empat penyerang lain, termasuk pemain asal Nigeria, Udo Fortune. Sama-sama "buta"
Serupa dengan tim tuan rumah, Persikad juga masih buta kekuatan lawan. Untuk mengantisipasinya, tim pelatih akan memantau jalannya pertandingan dalam empat termin, masing-masing babak dibagi menjadi dua termin.
"Pada termin pertama, kami memantau pola permainan lawan, lalu memutuskan strategi yang bakal dipakai di termin berikutnya," papar asisten pelatih Jabon Abdullah.
Jabon mengatakan, kekuatan Persikad musim ini tidak berbeda jauh dengan musim sebelumnya. Pemain asing yang dipakai juga masih sama, yaitu Nnana Onana, Jean Baumsong, dan pemain lincah asal Jepang, Yusuko Sasa. (HEI)