
Sabtu, 28 November 2009 | 04:24 WIB
Palembang, Kompas
Menurut H Tarmizi, panitia kurban Masjid Raya Taqwa, Kecamatan Ilir Barat II, Jumat (27/11), tahun ini panitia menerima delapan ekor sapi dan 14 ekor kambing. Tahun lalu panitia menerima tujuh ekor sapi dan 14 ekor kambing.
”Kami menyiapkan 500 kupon untuk ditukarkan dengan daging. Masyarakat yang ingin mendapatkan daging harus memiliki kupon,” katanya.
Tarmizi mengutarakan, jumlah hewan kurban kemungkinan masih akan bertambah karena pemotongan hewan kurban baru dilakukan hari Sabtu ini.
Menurut Sekretaris Yayasan Masjid Agung Palembang Muhammad Syukri Ibnu Soha, tahun ini panitia kurban menerima tujuh ekor sapi dan 35 ekor kambing. Satu ekor sapi berasal dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin, satu ekor dari Pemerintah Provinsi Sumsel, dua ekor dari pengurus yayasan, dan sisanya dari jemaah Masjid Agung Palembang. Tahun lalu panitia kurban menerima lima ekor sapi dan 25 ekor kambing.
Syukri mengungkapkan, jumlah hewan kurban hanya meningkat sedikit karena saat ini banyak berdiri lembaga zakat. Selain itu, baik instansi pemerintah maupun swasta juga menyelenggarakan kurban sendiri.
Pengamatan Kompas, pemotongan hewan kurban berlangsung tidak serentak. Sebagian panitia memotong pada hari Jumat, tetapi sebagian yang lain memotong pada hari Sabtu.
Panitia yang memotong hari Sabtu mempertimbangkan kegiatan pemotongan pada hari Jumat akan mengganggu ibadah sholat Jumat. Di samping itu, waktu yang tersedia pada hari Jumat juga terbatas.