Kamis, 18 Maret 2010
BENCANA ALAM
Banjir Surut, Korban Hilang Ditemukan Tewas

Minggu, 29 November 2009 | 02:56 WIB

Lebak, Kompas - Banjir yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu (28/11), surut. Warga mulai membersihkan rumah-rumah mereka dari sisa-sisa air dan lumpur.

Di Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Lebak, misalnya, terpantau rumah-rumah warga sudah terbebas dari genangan. Di sejumlah dinding rumah warga tampak bekas air setinggi 1,5 meter dari lantai.

Banjir di Kabupaten Pandeglang, Jumat (27/11), menyebabkan satu orang tewas dan satu orang lainnya hilang terseret derasnya arus. Selain itu, ribuan hektar sawah dan rumah warga terendam air setinggi puluhan sentimeter sampai dua meter (Kompas, 29/11).

Banjir akibat hujan deras sejak Selasa hingga Rabu dini hari lalu juga merendam daerah bantaran sungai dan persawahan di 10 kecamatan di Lebak.

Kepala Kepolisian Sektor Pagelaran Kabupaten Pandeglang Inspektur Satu Mulyanto menuturkan, banjir di wilayahnya mulai surut sejak Sabtu dini hari. Kemarin warga mulai sibuk membuang lumpur dari dalam rumah dan pekarangan mereka.

Mulyanto menuturkan, pada Sabtu sekitar pukul 02.00, tim pencari akhirnya menemukan Hamid, korban yang sehari sebelumnya hilang gara-gara terseret banjir. Tim lalu mengevakuasi jasad Hamid, warga Kampung Pematang Tajur, Desa Pagelaran.

”Hamid ditemukan di areal persawahan sekitar Pematang Tajur. Korban sudah dievakuasi oleh anggota Polsek Pagelaran dan Brimob, dan sudah dikuburkan,” kata Mulyanto.

Sementara itu, Camat Wanasalam Royani, Sabtu, menyebutkan, banjir November 2009 adalah banjir terburuk dalam belasan tahun ini. Sebanyak 1.820 rumah dan 2.200 hektar sawah di Wanasalam terendam.

”Biasanya yang banjir hanya dua desa sampai tiga desa, tetapi kemarin ini ada delapan desa yang terendam dengan kedalaman sampai 2,5 meter,” kata Royani ketika ditemui saat kunjungan Wakil Gubernur Banten Mohammad Masduki yang meninjau lokasi banjir di Lebak

Berdasarkan data sementara Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Lebak, jumlah rumah yang terendam di Kecamatan Banjarsari sebanyak 1.018 rumah, Cileles (50), Rangkasbitung (199), Kalanganyar (158), Cimarga (15), Leuwidamar (87), dan Kecamatan Cijaku (80).

Koordinator Taruna Siaga Bencana Lebak Enang Hidayat mengatakan, banjir di daerahnya juga menyebabkan Haris, warga Kecamatan Kalanganya, tewas akibat terseret arus. (CAS)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: