
Senin, 30 November 2009 | 04:35 WIB
Semarang, KOMPAS -
”Tahun 2014, saya menargetkan ada 125-150 kader Golkar di setiap desa. Sebelumnya, saya memperkirakan untuk mengonversi 75-100 orang menjadi kader di daerah-daerah yang tidak padat,” kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie saat menutup Musyawarah Daerah Partai Golkar se-Jawa Tengah di Kota Semarang, Minggu (29/11).
Ketua DPD I Jateng Wisnu Suhartono terpilih menggantikan Bambang Sadono. Pada hari yang sama, Aburizal Bakrie juga melantik Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Martono di Surabaya.
Lebih lanjut, Aburizal menyatakan optimismenya setidaknya 10 juta kader partai muncul di seluruh wilayah Indonesia. Jika satu kader dapat mengajak tiga suara, akan didapat 40 juta suara atau 30 persen dari suara pemilih keseluruhan.
Di Surabaya, Aburizal Bakrie meminta Partai Golkar membuat program untuk mendekati pelajar SMP dan SMA. Aburizal menilai mereka akan menjadi pemilih pada Pemilu 2014.
Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung menuturkan, Partai Golkar juga harus menarik kembali kadernya yang lari ke partai lain. Kader-kader itu akan menjadi tambahan kekuatan.
”Partai Golkar harus menjadi rumah bagi semua. Kader yang sekarang kebetulan di rumah lain segera diajak kembali masuk Golkar. Itu tidak hanya bisa membesarkan Golkar, tetapi juga menunjukkan partai ini terbuka untuk semua,” tuturnya.