
Senin, 30 November 2009 | 13:48 WIB
Bandung, Kompas - Produsen telepon seluler (ponsel) optimistis, penjualan di Jawa Barat pada 2010 meningkat sekitar 30 persen dibandingkan dengan 2009. Kenaikan itu disebabkan kondisi perekonomian yang diyakini semakin baik ditambah bertambah gencarnya ekspansi bisnis.
Product Marketing LG Mobile Communications Indonesia Richard Susilo di Bandung, Minggu (29/11), mengatakan, pada 2009, ponsel LG yang terjual sekitar 150.000 unit. Jumlah itu ditargetkan menjadi 200.000 unit pada 2010.
Richard optimistis, kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat yang semakin baik akan mendongkrak volume penjualan. Langkah lain ialah meluncurkan berbagai ponsel baru pada 2010. LG, misalnya, telah meluncurkan produk terbaru yakni GW300.
"Ponsel diluncurkan pekan lalu dengan harga terjangkau Rp 1,35 juta. Penjualan LG GW300 di Bandung saja sekitar 7.500 unit per bulan," katanya.
LG akan terus meluncurkan beberapa ponsel model terbaru pada Desember 2009. Menurut Richard, penjualan pada 2009 meningkat sekitar 10 persen dibandingkan dengan 2008, sekitar 135.000 unit. Hingga Oktober 2009, penjualan ponsel LG rata-rata 12.000 unit per bulan. Jumlah itu diperkirakan naik pada dua bulan terakhir tahun 2009 masing-masing 15.000 unit per bulan karena peluncuran GW300. "Penjualan di Bandung bagus. Potensi pertumbuhan penjualan ponsel termasuk baik karena daya beli masyarakat Bandung cukup kuat," ujarnya.
Menurut Channel and Dealer Management Flexi Jabar Agung Putra, penjualan ponsel Flexi paket bundling (telepon dan kartu perdana) pada 2009 ditargetkan sekitar 25.000 unit. Jumlah itu bakal naik menjadi 50.000 unit pada 2010.
Peningkatan penjualan akan diupayakan dengan semakin gencar membentuk mitra dealer, terutama di daerah luar Bandung, seperti Kabupaten Cirebon, Indramayu, Garut, dan Tasikmalaya. Sebelumnya, mitra-mitra itu lebih banyak dikonsentrasikan di Bandung.
"Nanti, bisa saja setiap mitra menangani satu kabupaten. Mitra-mitra harus berupaya menguasai penjualan di wilayahnya dan terus dievaluasi," katanya. Harga ponsel Flexi bundling mulai Rp 200.000 per unit. Hingga Oktober, ponsel yang terjual sekitar 15.000 unit. (bay)